kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Prabowo berharap Demokrat mau berkoalisi


Selasa, 13 Mei 2014 / 20:04 WIB
Prabowo berharap Demokrat mau berkoalisi
ILUSTRASI. 6 Cara Menebalkan Bibir Secara Alami untuk Terlihat Lebih Seksi.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Setelah menggandeng Hatta Rajasa dan Partai Amanat Nasional, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subiyanto berharap bisa mengajak Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono masuk dalam koalisi yang dibentuknya.

"Iya, saya akan mengajak (Partai Demokrat)," ujar Prabowo saat ditemui di Kantor Presiden, Selasa (13/5).

Namun, Prabowo mengakui belum membicarakan secara terbuka ajakan itu saat bertemu dengan SBY hari ini.

Menurutnya, SBY sebagai seniornya di TNI dulu diharapkan bisa terus diajak kerjasama. Dia pun berharap Partai Demokrat bisa mendukungnya dengan Hatta Rajasa yang berencana maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang agar tercipta koalisi yang kuat ke depannya.

Kendati begitu, Prabowo mengakui tetap menghormati langkah Partai Demokrat yang masih ingin menyelesaikan konvensi calon presiden (capres) yang dilakukan partai tersebut.

Tapi, dia bilang komunikasi politik antar kedua parpol terus dilakukan terutama pasca konvensi nantinya.

Komunikasi mitra koalisi

Dengan penetapan Hatta Rajasa sebagai calon wakil presiden (cawapres), Prabowo memastikan hal itu sudah dikonsultasikan dengan mitra koalisi yang lain, seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

"Sebelum ini, saya sudah bicara dengan kewan dari calon mitra koalisi dan saya kira ada pemahaman soal ini," tuturnya.

Meski sudah menggandeng Hatta sebagai Cawapresnya, Prabowo bilang masih ada proses formal, dan prosedur formalnya akan dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×