Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID. Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) yang digelar sebagai bagian dari rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Kamis (7/5/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan pentingnya penguatan kerja sama kawasan untuk menghadapi berbagai tantangan global, khususnya di sektor ketahanan energi dan pangan.
Baca Juga: Prabowo Dorong Percepatan Energi Bersih ASEAN di KTT BIMP-EAGA
“KTT Khusus ini hadir di saat yang sangat genting. Tantangan yang kita hadapi menuntut kolaborasi yang lebih erat dan efektif di antara kita,” ujar Prabowo.
Ia menekankan bahwa BIMP-EAGA perlu terus berkembang agar mampu memberikan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat di kawasan.
Menurutnya, kerja sama subkawasan ini harus lebih adaptif terhadap perubahan global yang berlangsung cepat.
“Dengan semangat itu, BIMP-EAGA harus terus berkembang. Harus lebih adaptif, lebih berdampak, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat kita,” lanjutnya.
Prabowo juga menyoroti bahwa prioritas utama negara-negara anggota saat ini adalah melindungi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di tengah berbagai ketidakpastian global.
Baca Juga: Target Pertumbuhan Ekonomi 7,5% di 2027 Sulit Tercapai Tanpa Transformasi Besar
Ia menilai, visi BIMP-EAGA 2035 telah memberikan arah yang jelas bagi kerja sama kawasan, namun tantangan berikutnya adalah memastikan implementasi yang nyata dan efektif.
“Prioritas kita jelas, melindungi keselamatan dan mata pencaharian rakyat kita. Visi BIMP-EAGA 2035 telah memberi kita arah yang jelas. Sekarang tugasnya adalah mewujudkannya,” kata Presiden.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













