kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Potensi zakat nasional baru tergali Rp 3,7 triliun


Kamis, 30 Juni 2016 / 13:06 WIB
Potensi zakat nasional baru tergali Rp 3,7 triliun


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Potensi zakat nasional sampai saat ini belum tergali maksimal. Bambang Sudibyo, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengatakan, berdasarkan data himpunan zakat, infak, sedekah nasional yang masuk ke badan amil zakat resmi pemerintah pada tahun 2015, baru mencapai Rp 3,7 triliun.

Padahal, potensi zakat di Indonesia berdasarkan hasil penelitian bersama yang dilakukan ITB dan Badan Amil Zakat Nasional pada 2011 yang lalu terhadap besaran produk domestik 2010 bruto, potensi zakat, infak, sodaqoh harusnya bisa tembus Rp 217 triliun.

"Kalau disesuaikan dengan Produk Domestik Bruto (PDB), potensi tahun 2015 bisa Rp 286 triliun," katanya di Jakarta Kamis (30/6).

Atas masalah itulah, Bambang mengatakan, saat ini pihaknya terus berusaha unyuk mengkampanyekan zakat kepada masyarakat. Selain kampanye, pihaknya juga mempermudah proses pembayaran zakat secara digital.

"Salah satunya melalui portal kitabisa.com supaya masyarakat bisa menunaikan zakatnya secara online tanpa harus repot ke gerai atau ATM," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×