kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.954   42,00   0,23%
  • IDX 6.021   -50,44   -0,83%
  • KOMPAS100 777   -7,48   -0,95%
  • LQ45 595   -5,70   -0,95%
  • ISSI 209   -1,79   -0,85%
  • IDX30 330   -3,11   -0,94%
  • IDXHIDIV20 421   -3,89   -0,92%
  • IDX80 89   -0,86   -0,96%
  • IDXV30 114   -0,93   -0,81%
  • IDXQ30 108   -0,69   -0,63%

Porsi aspal lokal di proyek jalan dipertebal


Rabu, 17 Juni 2015 / 11:48 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Sejumlah kementerian segera mengeluarkan kebijakan untuk memperbanyak penggunaan produk lokal di setiap kegiatan. Ini untuk menindaklanjuti perintah presiden tentang penggunaan komponen lokal di semua kegiatan kementerian dan lembaga yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Kewajiban ini juga akan diterapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) yang bertugas membangun infrastruktur. Di instansi ini, berjanji akan memperbesar komponen lokal dalam proyek. "Terutama dalam pembangunan jalan, yang memakan anggaran besar. Kami akan memakai aspal Buton," kata Basuki Hadimuldjono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR).

Menurut Basuki, total kebutuhan aspal di dalam negeri saat ini mencapai sejuta ton. Dari total kebutuhan tersebut, 600.000 terpenuhi dari aspal produksi Pertamina, sedangkan 400.000 impor. "Padahal kita punya aspal Buton, makanya ini akan dimaksimalkan," kata Basuki Selasa (16/5).

Selain itu, Kementerian PU-PR akan mengutamakan pengunaan karet lokal. Namun, mereka masih menghitung kebutuhan dan potensi dari dalam negeri. "Kami masih menginventarisasi, ada karet dan lain-lain," kata Basuki.

Saleh Husin, Menteri Perindustrian menambahkan, nantinya bakal ada aturan tentang sanksi agar program penggunaan produk lokal ini bisa efektif. "Sanksi sedang disusun dan sedang dicari formatnya," kata Saleh.

Presiden Joko Widodo dalam Rapat Kabinet Senin (15/6) memerintahkan kementerian, lembaga dan badan usaha milik negara menggunakan produk domestik demi mendongkrak industri lokal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×