kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Polisi dalami motif gantung diri Dirut Dayaindo


Kamis, 24 Januari 2013 / 12:33 WIB
ILUSTRASI. Emiten pertambangan yang berorientasi ekspor akan menuai berkah dari penguatan dollar. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/rwa.


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kepolisian masih mengusut kasus kematian Direktur Utama PT Dayaindo Resources Internasional Tbk (KARK) Sudiro Andi Wiguno. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengaku salah satunya adalah motif gantung diri yang dilakukan Sudiro.

Asal tahu saja, Sudiro yang juga Wakil Bendara Umum BP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIMPI) ditemukan tewas gantung diri di kediamannya di  Menteng Residence, Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (23/01/2013), sekitar pukul 08.30 WIB.

Kapolsek Ciputat Komisaris Polisi Alip mengatakan korban pertama kali ditemukan seorang pembantunya Supolo. Menurut Alip, sang pembantu awalnya curiga korban yang biasanya shalat subuh di musholla dekat rumah tidak terlihat. "Supolo dan korban biasanya shalat subuh bareng, lalu dicari di kamarnya, dan ditemukan korban sudah meninggal," ujarnya.

Menurut Alip, Sudiro ditemukan dalam keadaan tergantung di teralis kusen jendela kamar tidurnya, dengan menggunakan selendang warna coklat bermotif. Sudiro pun sempat dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan untuk diotopsi. "Kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, diduga ini murni gantung diri," tambahnya. (Adi Suhendi/Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×