kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Polda Metro Jaya akan memeriksa Denny Indrayana


Kamis, 05 Maret 2015 / 13:48 WIB
ILUSTRASI. Ucapan Selamat Hari Alzheimer Sedunia 2023.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Jakarta Barat akan memanggil dan memeriksa mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana.

Pemeriksaan terhadap Denny terkait pelaporan oleh LSM Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat), ke Polres Metro Jakarta Barat, pada Rabu (4/2) malam.

Denny dilaporkan karena ucapannya saat menjawab pertanyaan wartawan di gedung KPK yang menyebutkan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sedang menggunakan 'jurus pendekar mabuk' dengan berbagai manuvernya.

Kepala sub bagian humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Herru Julianto mengatakan penyidik akan memproses hukum. Namun, dirinya belum mengetahui kapan yang bersangkutan akan diperiksa.

Sebab, menurutnya, sampai saat ini, penyidik masih melakukan penelitian terhadap laporan yang disampaikan oleh LSM Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat).

“Sampai sekarang belum dapat informasi, dari Reskrim. Ada yang melapor. Kalau ada laporan tidak kita proses, kita salah," ujar Herru saat dihubungi, Kamis (5/3/2015).

Menurut Herru, polisi memiliki kewajiban untuk menindak lanjuti laporan tersebut. Tidak terkecuali siapapun yang merasa menjadi korban oleh pejabat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×