kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Pimpinan DPR akan bertemu presiden bahas pilkada


Jumat, 15 Mei 2015 / 16:16 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah fintech lending menerapkan strategi dalam mengantisipasi pelanggaran yang dilakukan debt collector. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat berencana bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Presiden, Senin (18/5). Dalam pertemuan itu akan dibahas mengenai pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang akan dimulai pada 9 Desember 2015 mendatang.

"Setelah pembukaan rapat paripurna, pimpinan DPR akan bertemu dengan Presiden," kata Ketua DPR Setya Novanto di Kompleks Parlemen, Jumat (15/5).

Novanto mengatakan, pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas komunikasi yang ia lakukan dengan Presiden Jokowi saat bertemu di Kongres IV Partai Demokrat di Surabaya. Ia bersyukur bahwa Presiden memberikan perhatian penuh dalam pelaksanaan pilkada serentak ini.

"Saya apresiasi Presiden karena masalah pilkada merupakan masalah yang penting bagi bangsa Indonesia. Beliau menanggapi serius dan langsung siapkan waktu," ujarnya.

Dalam pertemuan ini, rencananya sejumlah pimpinan lembaga dan kementerian juga akan ikut andil. Tak hanya mengani pilkada, sejumlah persoalan terkini juga akan turut dibahas.

"Ada hal lain selain pilkada yang tentu saja akan dibicarakan untuk memberikan suatu saran dan pendapat," kata Novanto. (Dani Prabowo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×