kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga Sudah Kembali ke Level Pra Covid-19


Minggu, 27 Maret 2022 / 15:55 WIB
ILUSTRASI. Daya Beli Menurun: Warga berbelanja di Supermarket di Tangerang Selatan, Selasa (23/6). Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga Sudah Kembali ke Level Pra Covid-19.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Faiz pun memperkirakan, pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal I-2022 bisa mencapai 5,0% year on year (yoy) hingga 5,5% yoy. 

Ke depan, Faiz makin optimistis pertumbuhan konsumsi rumah tangga akan makin membaik ke depan. Pada kuartal II-2022, pertumbuhan konsumsi rumah tangga bisa makin perkasa seiring dengan momen puasa dan Lebaran yang bahkan sudah jauh lebih normal dari tahun lalu. 

Baca Juga: Ada Perbedaan Harga Signifikan, Konsumen Minyak Goreng Curah Diprediksi Melonjak

“Selain itu, kami melihat dana pihak ketiga (DPK) masih tumbuh double digit sehingga ada amunisi untuk konsumsi. Biasanya kita sebut dengan permintaan yang tertahan (pent up demand),” katanya. 

Namun, ia mengingatkan ada risiko yang membayangi terutama masih berkaitan dengan pergerakan kasus harian Covid-19. Faiz pun berharap, kasus Covid-19 tidak meningkat lagi sehingga tidak ada pengetatan mobilitas yang mampu mengganggu pemulihan konsumsi rumah tangga. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×