CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2026 Diproyeksi Tetap di Atas 5%, Ini Penopangnya


Jumat, 31 Juli 2026 / 17:30 WIB
Diperbarui Jumat, 31 Juli 2026 / 18:06 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2026 Diproyeksi Tetap di Atas 5%, Ini Penopangnya
ILUSTRASI. Neraca perdagangan Januari-Mei 2026 surplus (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - PARAPAT. Belanja pemerintah diproyeksi tetap jadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026. 

Ekonom Bank Danamon pun memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 tetap berada di atas 5% walau melambat dari pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2026.

“Kami proyeksi, pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2026 bisa berada di kisaran 5,18%,” kata ekonom Bank Danamon Hosianna E. Situmorang dalam Editor Briefing, Jumat (31/7/2026).

Optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi ini datang karena pemerintah terus menggenjot belanja. Di mana sejumlah proyek strategis terus digeber untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Walau dampaknya sudah lebih berkurang dari periode Januari-Maret 2026.

Baca Juga: Ekonom Bank Mandiri Proyeksi Ekonomi Kuartal II 2026 Berisiko Melambat ke 5,1%-5,5%

Di sisi lain, konsumsi rumah tangga juga diperkirakan tetap tinggi di periode April-Juni 2026 walau tidak sekuat konsumsi di kuartal I-2026. Terlebih tidak adanya dorongan hari-hari besar seperi tang terjadi di kuartal pertama.

Belum lagi, ekspor yang diperkirakan melambat di kuartal II-2026 turut membuat pertumbuhan ekonomi tergelincir di periode ini.  

Di sisi lain, realisasi investasi di kuartal II-2026 yang mencapai Rp 511,8 triliun atau naik 7,1% secara tahunan, menambah amunisi pertumbuhan ekonomi Indonesia di periode April - Juni 2026.

Apalagi, realisasi investasi tersebut lebih ditopang oleh Penanaman Modal Asing (PMA) atau foreign direct investment (FDI) yang melonjak 27,5% YoY di kuartal II-2026. 

Hal tersebut jadi sinyal positif di tengah ketidakpastian global. Di mana membuktikan investor asing masih optimistis terhadap prospek jangka panjang Indonesia.

Baca Juga: Purbaya Siapkan Stimulus Demi Ekonomi Kuartal II-2026, Mulai Subsidi EV & Bunga Murah

Lebih lanjut Hosianna bilang, dampak dari kenaikan suku bunga Bank Indonesia yang berlangsung di bulan Mei dan Juni 2026 belum terlihat di kuartal II-2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×