kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Pertamina: Jangan pakai penekan regulator


Kamis, 19 Agustus 2010 / 15:43 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Banyak masyarakat belum faham tentang cara penggunaan regulator tabung gas elpiji. Indikasinya, banyak yang menggunakan penekan regulator agar tetap menempel di tabung.

Pertamina mengatakan, penggunaan penekan regulator itu merupakan cara yang salah. Sebab, penekan tersebut bisa merusak regulator. "Akibatnya ada kebocoran, sehingga bisa menimbulkan ledakan," kata Direktur Pemasaran Pertamina Djaelani sutomo, di sela-sela kunjungan bersama tim advokasi ledakan tabung gas Fraksi PKS DPR, Kamis (19/8).

Djaelani mengakui, saat ini penggunaan penekan regulator tersebut sangat banyak. Sebab, pemerintah masih belum melarang penjualan produk tersebut.

Pertamina saat ini sedang gencar mensosialisasikan penggunaan regulator yang benar ke masyarakat. Sebab, akhir-akhir ini, ledakan yang disebabkan gas elpiji semakin sering terjadi.

Selain karena ketidaktahuan masyarakat, penyebab ledakan itu juga akibat penyuntikan gas elpiji ilegal. Banyak masyarakat yang memindahkan gas elpiji tabung ukuran 3 kilogram (kg) ke tabung 12 kg. Pemindahan ini dilakukan karena ada perbedaan harga antara tabung 3 kg dan 12 kg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×