kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.868   25,00   0,15%
  • IDX 8.219   -46,79   -0,57%
  • KOMPAS100 1.159   -9,20   -0,79%
  • LQ45 830   -8,91   -1,06%
  • ISSI 295   -1,13   -0,38%
  • IDX30 433   -3,16   -0,73%
  • IDXHIDIV20 517   -3,83   -0,74%
  • IDX80 129   -1,09   -0,83%
  • IDXV30 143   -0,18   -0,13%
  • IDXQ30 140   -1,43   -1,02%

Perpanjangan fasilitas GSP jangan mengorbankan pasar domestik


Senin, 25 November 2019 / 16:27 WIB
Perpanjangan fasilitas GSP jangan mengorbankan pasar domestik
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga (tengah) memberikan keterangan pers terkait progres review GSP usai kunjungan ke AS di Kementerian Perdagangan, Senin (25/11).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Eksekutif CORE Indonesia Muhammad Faisal menilai review fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) jangan memberatkan Indonesia.

Termasuk terhadap isu yang menjadi syarat bagi Indonesia. Beberapa isu dibahas dalam review GSP seperti reasuransi, lokalisasi data, dan lisensi impor.

Baca Juga: Pemerintah berkomitmen untuk segera menyelesaikan GSP Country Practice Review

Salah satu aturan yang diperbaiki terkait dengan impor produk hortikultura. Faisal bilang, jangan sampai perubahan tersebut menjadi terbukanya keran impor bagi produk hortikultura.

"Kalau perpanjangan fasilitas GSP ditebus dengan membuka keran impor hortikultura, menurut saya akan lebih besar dampak penetrasinya ke pasar kita dibanding efek penetrasi dari fasilitas GSP ke pasar AS," ujar Faisal saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (25/11).

Baca Juga: Masih memproses tiga isu, Indonesia optimistis review GSP rampung Desember




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×