kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%

Permendag relaksasi impor daging sapi kelar Jumat


Kamis, 29 Agustus 2013 / 21:03 WIB
Permendag relaksasi impor daging sapi kelar Jumat
ILUSTRASI. Petugas melakukan pengisian ulang uang tunai di salah satu atm BNI Di Jakarta, Rabu (11/8)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/11/08/2021.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan menjanjikan, Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) untuk kepentingan relaksasi daging sapi dan holtikultura akan selesai besok, Jumat (30/8).

Janji tersebut dilontarkan Gita berdasarkan arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang meminta agar Permendag tersebut tuntas besok bersamaan dengan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan).

Lebih lanjut Gita mengatakan, pihaknya menyambut baik kenaikan BI Rate karena bisa membantu menstabilkan harga sembako dan nilai tukar rupiah yang selama ini berpengaruh terhadap harga-harga produk dalam negeri yang diimpor termasuk kedelai.

Kenaikan harga kedelai disikapi pemerintah dengan mengeluarkan izin ke beberapa perusahaan termasuk Bulog untuk mendatangkan pasokan dari luar negeri. Pasalnya, kebutuhan bahan pokok dalam negeri diperkirakan terus meningkat.

Berdasarkan arahan dari Presiden SBY dan Wapres Boediono, Gita bilang, pihaknya harus melakukan impor daging sapi sebesar 300.000 ton lagi. Menurut Gita saat ini, stok kedelai dalam negeri sebenarnya sudah cukup yakni sebesar 300.000 ton telah ada.

Namun untuk mengantisipasi agar kebutuhan sampai akhir tahun tetap terjaga, pemerintah memperkirakan pasokan harus dinaikkan dua kali lipat menjadi 600.000 ton. "Jadi kalau angkanya masih 300.000, kita harus antisipasi," tambah Gita.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×