kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.025   27,00   0,15%
  • IDX 6.135   -12,86   -0,21%
  • KOMPAS100 796   -2,07   -0,26%
  • LQ45 612   -0,21   -0,03%
  • ISSI 212   0,27   0,13%
  • IDX30 339   -0,01   0,00%
  • IDXHIDIV20 429   1,69   0,40%
  • IDX80 91   -0,24   -0,27%
  • IDXV30 116   0,09   0,08%
  • IDXQ30 110   0,44   0,40%

BI: Periode 4-6 Mei, asing catat nett sell Rp 6,95 triliun di pasar domestik


Minggu, 10 Mei 2020 / 15:21 WIB
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur di kantor Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (16/5/2019).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Meski begitu, bank sentral masih tetap yakin nilai tukar rupiah akan bergerak stabil dan cenderung bergerak di kisaran Rp 15.000 per dolar AS di akhir tahun 2020.

Ini juga didorong oleh faktor fundamental yang masih terjaga seperti inflasi yang rendah, defisit transaksi berjalan (CAD) yang sempit, serta yield SBN yang masih menarik bagi investor asing.

Baca Juga: Ini Sentimen Penggerak Kurs Rupiah Sepanjang Pekan Ini

Untuk ke depannya, BI mengaku akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memantau penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia.

Selain itu, bauran kebijakan juga akan terus digelontorkan untuk menempuh dan menjaga stabilitas makroekonomi, sistem keuangan, dan menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap baik dan berdaya tahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×