kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.858   15,00   0,09%
  • IDX 8.210   -54,87   -0,66%
  • KOMPAS100 1.157   -11,28   -0,97%
  • LQ45 830   -9,15   -1,09%
  • ISSI 294   -1,47   -0,50%
  • IDX30 433   -3,12   -0,72%
  • IDXHIDIV20 517   -3,71   -0,71%
  • IDX80 129   -1,31   -1,00%
  • IDXV30 143   -0,14   -0,10%
  • IDXQ30 140   -1,26   -0,89%

Peringatan BMKG untuk waspada: La Nina datang, curah hujan bisa 70% di atas normal


Selasa, 19 Oktober 2021 / 16:31 WIB
Peringatan BMKG untuk waspada: La Nina datang, curah hujan bisa 70% di atas normal
ILUSTRASI. Awan pekat menyelimuti langit Kota Lhokseumawe, Aceh, Kamis (4/6/2020). BMKG menyampaikan peringatan dini untuk waspada terhadap kedatangan La Nina menjelang akhir tahun ini. ANTARA FOTO/Rahmad.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Menurut BMKG, sebagian wilayah Indonesia yang memasuki musim hujan mulai Oktober. Pada akhir Desember nanti, BMKG memperkirakan, 96,8% wilayah Indonesia memasuki musim hujan.

Bulan ini, BMKG menyebutkan, beberapa wilayah di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi Selatan sedang mengalami periode transisi atau peralihan musim, dari musim kemarau ke musim hujan. 

"Pada periode peralihan musim ini, perlu diwaspadai fenomena cuaca ekstrem yang sering muncul, seperti hujan lebat, angin puting beliung, angin kencang, meskipun periodenya singkat tapi sering memicu terjadinya bencana hidrometeorologi," ungkap Dwikorita. 

"Kewaspadaan dalam menghadapi musim hujan ini selain wilayah-wilayah yang langganan atau berpotensi banjir dan longsor, lebih waspada lagi pada periode puncak musim hujan yang diprediksi akan dominan terjadi pada Januari dan Februari 2022," tambahnya.

Selanjutnya: BMKG: Suhu di Indonesia alami peningkatan, tapi bukan gelombang panas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×