kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.903   68,00   0,38%
  • IDX 6.316   -59,00   -0,93%
  • KOMPAS100 823   -10,01   -1,20%
  • LQ45 626   -7,01   -1,11%
  • ISSI 219   -2,15   -0,97%
  • IDX30 347   -3,43   -0,98%
  • IDXHIDIV20 431   -3,18   -0,73%
  • IDX80 94   -1,10   -1,16%
  • IDXV30 118   -0,70   -0,58%
  • IDXQ30 111   -1,10   -0,98%

Perhitungan Kebutuhan Anggaran Sekolah Negeri Gratis Ditargetkan Kelar dalam 1 Bulan


Kamis, 24 September 2026 / 09:38 WIB
Perhitungan Kebutuhan Anggaran Sekolah Negeri Gratis Ditargetkan Kelar dalam 1 Bulan
ILUSTRASI. Program sekolah negeri gratis rencananya akan dilakukan mulai dari pendidikan Taman kanak-kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi Negeri (PTN) (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menyebut masih menghitung seluruh kebutuhan anggaran untuk program sekolah negeri gratis. Program ini rencananya akan dilakukan mulai dari pendidikan Taman kanak-kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi Negeri (PTN). 

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktiristek) Brian Yuliartarto mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah membentuk tim khusus untuk menghitung seluruh kebutuhan anggaran program tersebut. 

"Yang selanjutnya tadi Bapak Presiden juga menginstruksikan untuk dilakukan telaahan lebih dalam lagi, dibentuk tim khusus dipimpin Pak Menko PMK yang akan mem-breakdown lagi hitungan-hitungan,” katanya di Istana Kepresidenan, Rabu (23/9/2026). 

Baca Juga: Mulai 2027, Siswa TK Tidak Mampu Akan Mendapat Dana PIP Rp 450.000 Per Tahun

Brian mengatakan, anggaran itu akan kelar dalam sekitar dua minggu hingga satu bulan, tim tersebut dapat menghasilkan perhitungan yang lebih matang dan tahapan pelaksanaan yang lebih jelas. Hasilnya akan kembali dilaporkan kepada Presiden sebagai dasar penetapan langkah berikutnya.

Hasil kajian tersebut selanjutnya akan kembali dilaporkan kepada Presiden untuk menentukan langkah dan tahapan pelaksanaan kebijakan pendidikan gratis di perguruan tinggi negeri. 

“Sehingga nantinya kita akan melaporkan kembali kepada Bapak Presiden dipimpin oleh Pak Menko untuk menetapkan bagaimana langkah-langkah, tahapan-tahapan sehingga keinginan dan arahan Bapak Presiden untuk menggratiskan perguruan tinggi negeri ini dapat dilakukan,” pungkas Brian.

Dalam kesempatan itu, Brian menekankan bahwa kebijakan tersebut akan dilakukan secara bertahap, terutama pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). 

Hal itu pembertimbangkan perhitungan terkait komponen pembiayaan perguruan tinggi, mulai dari penerimaan uang kuliah tunggal (UKT), iuran pengembangan institusi (IPI) jalur mandiri, hingga sumber pendapatan lain di PTN.

“Tadi beberapa hitungan-hitungan sudah kita lakukan, beberapa analisis mulai dari pendapatan UKT yang ada saat ini, kemudian berapa IPI pada jalur mandiri, kemudian juga pendapatan lain-lainnya, yang karena di Perguruan Tinggi Negeri itu kadang-kadang pendapatan dari pascasarjana itu menyubsidi program sarjana,” ujar Brian.

Kajian mengenai kebutuhan pembiayaan pendidikan tinggi gratis sebelumnya juga telah dilakukan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai dasar untuk melihat kebutuhan anggaran dan berbagai kemungkinan skema penerapannya. 

Baca Juga: Prabowo Bentuk Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama

Menurut Brian, hasil perhitungan tersebut selanjutnya akan dibahas dengan mempertimbangkan ruang fiskal yang tersedia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah ingin memastikan kebijakan dapat dirancang secara terukur dan berkelanjutan.

“Harapannya tentu Bapak Presiden menginginkan secepat-cepatnya program menggratiskan uang kuliah ini bisa dijalankan, namun tentu kita akan melalui tahapan-tahapan ya, tidak langsung,” ungkap Brian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×