kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.835   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.375   97,87   1,56%
  • KOMPAS100 833   11,37   1,38%
  • LQ45 633   7,57   1,21%
  • ISSI 221   4,34   2,00%
  • IDX30 351   3,57   1,03%
  • IDXHIDIV20 434   1,47   0,34%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 119   0,20   0,17%
  • IDXQ30 112   0,55   0,49%

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah


Rabu, 23 September 2026 / 18:25 WIB
Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah
ILUSTRASI. Mendikdasmen Abdul Muti (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto berjanji untuk menggratiskan sekolah negeri di seluruh Indonesia. 

Mentri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti memastikan sekolah negeri gratis ini akan dimulai dari pendidikan Taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri. 

"Tadi Presiden memberi penekanan komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di pendidikan dasar dan menengah dan ini dimulai dari TK. Sehingga itu yang perlu kita tekankan," kata Abdul di Istana Merdeka, Rabu (23/9/2026). 

Baca Juga: BGN Ungkap 20–30 SPPG MBG Kena Suspend Tiap Hari

Untuk menguatkan pendidikan gratis ini, pemerintah juga akan memberikan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP) mulai dari tingkat pendidikan TK.  Namun begitu, Abdul menegaskan bahwa bantuan ini akan diprioritaskan kepada murid dari keluarga tidak mampu. 

"Nah kebijakan baru dari Presiden adalah TK yang selama ini tidak dapat PIP, mulai 2027 akan dapat dana PIP yang memang jumlahnya 450.000/tahun. Nah itu yang menjadi komitmen beliau," tegas Abdul. 

Abdul mencatat saat ini jumlah TK yang berstatus negeri mencapai 23% dari total seluruh TK di tanah air. 

Abdul menegaskan prioritas sekolah gratis mulai pendidikan TK ini dilakukan karena pemerintah akan memulai program wajib belajar selama 13 tahun. 

"Ada wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari taman kanak-kanak. Karena ada wajib belajar maka nanti ada komitmen untuk dukungan dari pemerintah," jelas Abdul. 

Sebelumnya, komitmen perluasan akses pendidikan ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN), Jumat (18/9/2026).

Prabowo mengatakan, akses pendidikan mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri harus dapat dijangkau secara luas oleh anak-anak Indonesia.  

"Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” ucap Prabowo. 

Baca Juga: Tersangkut Dugaan Korupsi Di Bekasi, Ipda Yayat Punya Belasan Rumah, Cek Gaji Polisi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×