kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Penyaluran Bansos Bakal Pakai Sistem Govtech Mulai Akhir 2025


Kamis, 12 Juni 2025 / 13:41 WIB
Penyaluran Bansos Bakal Pakai Sistem Govtech Mulai Akhir 2025
ILUSTRASI. Pemerintah mendorong percepatan implementasi teknologi pemerintah (GovTech) yang saat ini sedang berjalan.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menerapkan disiplin fiskal yang ketat sembari meningkatkan belanja produktif.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa efisiensi menjadi kunci utama dalam upaya ini.

Oleh karena itu, Prabowo mendorong percepatan implementasi teknologi pemerintah (GovTech) yang saat ini sedang berjalan.

Sebagai langkah awal menuju efisiensi, Luhut mengingatkan bahwa sekitar dua bulan lalu, Prabowo telah meluncurkan e-katalog. Ini merupakan terobosan signifikan dalam pengelolaan pengadaan pemerintah. 

"Saat ini, 90% pengadaan pemerintah sudah melalui e-katalog, yang menurut saya sangat efisien. Kita menghemat sekitar 30 hingga 40%," jelas Luhut dalam acara International Conference on Infrastructure (ICI) 2025, Kamis (12/6).

Baca Juga: Realisasi Bansos Program Keluarga Harapan Capai Rp 11,94 Triliun per 2 Juni 2025

Pemerintah belajar dari pengalaman sebelumnya, seperti keberhasilan aplikasi PeduliLindungi saat pandemi COVID-19. 

Selain e-katalog, sistem Simbara juga telah diterapkan untuk semua mineral, menunjukkan komitmen pemerintah untuk bekerja berdasarkan sistem terintegrasi.

Luhut menyatakan keyakinannya bahwa dengan GovTech, pemerintah dapat mulai menguji sistem ini pada akhir tahun ini, khususnya untuk penyaluran Bantuan Sosial (Bansos). 

"Saya pikir ini adalah salah satu program yang kami pahami, transfer langsung tunai kepada masyarakat yang memenuhi syarat untuk mendapatkan transfer ini," pungkas Luhut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×