kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.068.000   40.000   1,32%
  • USD/IDR 16.840   20,00   0,12%
  • IDX 8.281   -115,25   -1,37%
  • KOMPAS100 1.164   -19,17   -1,62%
  • LQ45 838   -10,13   -1,20%
  • ISSI 294   -5,33   -1,78%
  • IDX30 442   -3,23   -0,73%
  • IDXHIDIV20 529   -1,28   -0,24%
  • IDX80 130   -2,01   -1,52%
  • IDXV30 143   -1,99   -1,38%
  • IDXQ30 142   -0,37   -0,26%

160.000 ASN Pensiun pada 2025, Pemerintah Bakal Buka Seleksi CPNS 2026?


Selasa, 24 Februari 2026 / 16:07 WIB
160.000 ASN Pensiun pada 2025, Pemerintah Bakal Buka Seleksi CPNS 2026?
ILUSTRASI. Menpan RB Rini Widyantini (KONTAN/Arif Ferdianto)


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini mengungkapkan bahwa sebanyak 160.000 aparatur sipil negara (ASN) sudah purnatugas alias pensiun pada tahun 2025, apakah akan membuka seleksi CPNS 2026? 

Rini membuka sinyal peluang dibukanya seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 untuk mengisi kekosongan tersebut meski belum ada pengumuman resmi. 

"Kami kan sudah menyediakan sekitar 160.000 pensiun yang memang harus diisi. Mudah-mudahan, mudah-mudahan (di 2026 ada tes CPNS)," kata Rini saat ditemui di Kantor KemenpanRB, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). 

Baca Juga: Ditjen Pajak Resmi Luncurkan Coretax Form, Solusi Cepat Lapor SPT Nihil

Rini mengaku belum mengetahui kapan proses seleksi CPNS 2026 dibuka. Sebab, seleksi CPNS membutuhkan waktu yang panjang karena ada sejumlah tahapan perhitungan anggarannya.

"Prosesnya sangat panjang ya, kesiapan anggarannya, misalnya 160.000 tapi anggarannya belum bisa seluruhnya kita isi, misalnya gitu," tutur dia. 

Taruh perhatian ke lulusan baru  

Terlepas dari itu, Rini mengungkapkan bahwa pemerintah memberikan perhatian kepada lulusan baru yang ingin bergabung menjadi ASN. 

"Kami sangat concern terhadap para fresh graduate untuk bisa ikut serta membantu birokrasi ini," ucapnya.

Ia menegaskan bahwa saat ini Kementerian PANRB masih meminta setiap kementerian dan lembaga memetakan kebutuhan, termasuk kompetensi yang dibutuhkan di setiap instansi. 

"Yang paling penting itu kompetensinya. Harus disesuaikan dengan strategi kementerian dan program prioritas presiden," kata dia.

Baca Juga: Partai Buruh Desak Pemerintah Bebaskan PPh 21 untuk THR

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/02/24/15573771/160000-asn-telah-pensiun-pemerintah-buka-peluang-seleksi-cpns-2026.

Selanjutnya: Jasa Marga (JSMR) Terbitkan Obligasi Rp 2,06 Triliun untuk Suntik Modal Anak Usaha

Menarik Dibaca: Reli Empat Hari Berakhir, Harga Emas Dunia Tergelincir ke bawah US$ 5.200

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×