kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Penjualan ritel Mei 2017 menguat 4,3%


Rabu, 12 Juli 2017 / 20:43 WIB
Penjualan ritel Mei 2017 menguat 4,3%


Reporter: Nisa Dwiresya Putri | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Konsumsi sektor swasta membaik pada bulan Mei 2017. Pertumbuhan penjualan eceran atau ritel ini diyakini berlanjut hingga Juni.

Berdasarkan survei Bank Indonesia, Rabu (12/7), Indeks Penjualan Riil (IPR) dari Survei Penjualan Eceran Mei 2017 tumbuh 4,3% dibanding setahun sebelumnya (year on year). Angka ini lebih baik ketimbang kinerja April yang naik 4,2% yoy.

Kenaikan penjualan ritel terutama terjadi di kelompok makanan yang tumbuh 9,7% (yoy). April, kelompok ini naik 8,4%. Secara regional, peningkatan penjualan eceran terutama terjadi di Semarang dan Bandung.

Dari sisi bulanan, penjualan ritel Mei naik 3,8% dibanding bulan sebelumnya, di mana April hanya tumbuh 1,2% dibanding Maret.

Kuartal II

Survei ini yang dilakukan terhadap 700 peritel di 10 kota besar. BI memperkirakan, akan ada kenaikan penjualan ritel sebesar 6,7% yoy di bulan Juni mendatang yang disebabkan kenaikan permintaan makanan dan non-makanan saat Ramadan dan Idul Fitri.

Dengan perbaikan pada bulan Juni, BI memperkirakan, kinerja penjualan ritel kuartal II (April-Juni) akan lebih baik ketimbang periode awal tahun.

"Tapi, pertumbuhannya masih jauh lebih rendah dari periode yang sama di tahun 2016 yang mencapai pertumbuhan tertinggi 16,3% pada Juni 2016," tulis BI.

Tiga bulan setelah Mei (Agustus), BI mencatat indikasi ada penurunan tekanan harga barang. Inikasi ini terlihat dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) 3 bulan yang akan datang, di posisi 138,3, lebih rendah dari posisi 146,7.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×