kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Pengusaha SPBU Gelisah dengan Rencana Pengirisan Margin Laba


Rabu, 26 November 2008 / 16:26 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. Berkaitan dengan rencana PT Pertamina (Persero) untuk mengikis margin keuntungan SPBU, sejumlah pihak telah mendapat undangan untuk membahas hal ini. Salah satunya adalah Mohammad Nur Adib, Ketua Umum Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas).

Malahan, beberapa orang perwakilan anggota asosiasinya juga disebut sudah beberapa kali berunding dengan Pertamina, namun sampai sekarang tidak juga mencapai titik temu.

"Mau ditekan lagi marginnya bagaimana. Soalnya kan biaya listrik naik terus, kita juga sulit cari pinjaman bank sekarang. Pemilik SPBU itu baru bisa dapat untung kalau bisa menjual 15.000 liter per hari. Kalau penjualan di bawah itu ya kita enggak dapat untung," ujar Nur Adib.

Nur Adib mengusulkan, supaya Pertamina terus menegosiasikan kenaikan alpha kepada pemerintah ketimbang memangkas margin keuntungan yang diterimakan pengusaha SPBU.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×