kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -50.000   -1,86%
  • USD/IDR 17.867   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.394   -55,70   -0,86%
  • KOMPAS100 825   -5,54   -0,67%
  • LQ45 627   -3,56   -0,56%
  • ISSI 224   -2,66   -1,17%
  • IDX30 351   -1,55   -0,44%
  • IDXHIDIV20 428   -1,09   -0,25%
  • IDX80 94   -0,66   -0,69%
  • IDXV30 119   -0,38   -0,32%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,55%

Pengusaha Rusia membidik investasi di luar Jawa


Rabu, 05 September 2012 / 10:07 WIB
ILUSTRASI. Petugas medis menyiapkan dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca. (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkunjung ke Rusia. Selain menghadiri KTT APEC 2012, SBY akan bertemu dengan para pengusaha negeri tersebut.

SBY mengatakan, para pengusaha Rusia mempunyai keinginan kuat untuk berinvestasi di luar Jawa. Menurutnya, sejauh ini proses investasi ini tengah berjalan dan tinggal menunggu realisasinya.

Rencananya, SBY akan menawarkan sejumlah proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). "Program ini harus sukses," katanya sebelum terbang ke Rusia, Rabu (5/9).

Pemerintah tengah menggenjot proyek infrastruktur dan industri manufaktur dalam kerangka MP3EI lebih dari Rp 400 triliun untuk tahun ini. Dalam pidato kenegaraan dan pembacaan nota keuangan RAPBN 2013, disebutkan ada tercatat ada 135 proyek pembangunan infrastruktur dan sektor riil yang termasuk dalam program MP3EI. Nilai investasinya mencapai Rp 490 triliun.

Selain itu, pemerintah juga akan menyelesaikan enam koridor ekonomi dalam MP3EI yaitu koridor Sumatra, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara serta Papua dan Maluku. Pada 2011-2014, nilai investasi pada enam koridor ekonomi itu mencapai Rp 3.350 triliun. Dari dana itu, sekitar Rp 835,6 triliun berasal dari investasi anak usaha BUMN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×