kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

Pengusaha minta buruh tak perkeruh keadaan


Senin, 23 November 2015 / 19:05 WIB
Pengusaha minta buruh tak perkeruh keadaan


Reporter: Handoyo | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Kalangan pengusaha meminta agar buruh tidak memperkeruh keadaan dengan melakukan aksi mogok nasional.

Di tengah kondisi perekonomian yang melemah, buruh seharusnya dapat bersinergi dengan pengusaha untuk meningkatkan produktifitas.

Sarman Simanjorang, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) mengatakan, dampak yang terjadi akibat dari aksi mogok nasional ini terbagi terbagi menjadi dua.

Pertama, kerugian langsung yang akan berdampak bagi pengusaha.

Kedua, dampak tidak langsung berupa kemacetan lalu lintas yang tentu akan berpengaruh ke distribusi logistik.

Disamping itu, aksi mogok nasional tersebut juga bakal membuat investor semakin ragu dengan stabilitas usaha di Indonesia.

"Sesuatu yang sangat merugikan dari sisi investasi dan iklim usaha kita," kata Sarman.

Pemerintah sendiri diharapkan lebih serius untuk menyikapi kondisi ini.

Kalangan buruh selalu menuntut lebih atas upah yang didapat, namun hal tersebut tidak diimbangi dengan produktiitas.

Apa lagi sebentar lagi MEA segera berjalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×