kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Pengusaha minta buruh tak perkeruh keadaan


Senin, 23 November 2015 / 19:05 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Kalangan pengusaha meminta agar buruh tidak memperkeruh keadaan dengan melakukan aksi mogok nasional.

Di tengah kondisi perekonomian yang melemah, buruh seharusnya dapat bersinergi dengan pengusaha untuk meningkatkan produktifitas.

Sarman Simanjorang, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) mengatakan, dampak yang terjadi akibat dari aksi mogok nasional ini terbagi terbagi menjadi dua.

Pertama, kerugian langsung yang akan berdampak bagi pengusaha.

Kedua, dampak tidak langsung berupa kemacetan lalu lintas yang tentu akan berpengaruh ke distribusi logistik.

Disamping itu, aksi mogok nasional tersebut juga bakal membuat investor semakin ragu dengan stabilitas usaha di Indonesia.

"Sesuatu yang sangat merugikan dari sisi investasi dan iklim usaha kita," kata Sarman.

Pemerintah sendiri diharapkan lebih serius untuk menyikapi kondisi ini.

Kalangan buruh selalu menuntut lebih atas upah yang didapat, namun hal tersebut tidak diimbangi dengan produktiitas.

Apa lagi sebentar lagi MEA segera berjalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×