kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pengusaha minta BI rate segera diturunkan


Rabu, 04 November 2015 / 19:49 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI rate) mendesak untuk diturunkan. Kalangan pengusaha menilai, penurunan suku bunga Bank Indonesia tersebut akan memberikan daya saing bagi industri dengan negara-negara lain khususnya di wilayah Asean.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Anton Supit mengatakan, selain melakukan relaksasi di sektor riil, pemerintah harusnya juga mengimbanginya di bidang moneter. "Penurunan suku bunga bank Indonesia, menjadi solusi untuk menyelesaikan persoalan itu," kata Anton, Rabu (4/11).

Dengan penurunan suku bunga bank Indonesia itu, sektor industri dan perbankan akan bekerja semakin efisien. Meski tidak dapat menyebut kisaran penurunan suku bunga bank Indonesia yang ideal bagi kalangan pengusaha, namun yang pasti besarannya setidaknya sama dengan negara-negara lain.

Senada dengan Anton, Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar bilang, sudah selayaknya suku bunga bank Indonesia yang berlaku saat ini untuk segera diturunkan.

"Agar tercapai titik keseimbangan. Perlu adanya titik dimana kalangan usaha mendapat ketenangan," kata Sanny.

Sekedar catatan, saat ini besaran suku bunga bank Indonesia dipatok di angka 7,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×