kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Pengusaha khawatir lonjakan target pajak


Rabu, 10 Januari 2018 / 07:24 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami, Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Target penerimaan pajak yang sangat ambisius membuat pengusaha ketar- ketir. Dengan target penerimaan pajak dalam APBN 2018 sebesar Rp 1.151,1 triliun atau tumbuh 23,71% dibandingkan realisasi 2017, pengusaha khawatir makin dikejar pajak.

Kekhawatiran itu diungkapkan oleh Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang. "Kami pengusaha merasa bakal dikejar-kejar pajak lagi. Pasti ini ada ekspansi tax," ujarnya, Senin (8/1).

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani juga mewanti-wanti pemerintah tidak galak-galak pada saat memungut pajak. Jangan sampai, target yang tinggi itu kembali menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menandaskan, pengusaha tidak perlu khawatir. Ia menegaskan, pemerintah tidak akan mengejar pengusaha tanpa basis data yang benar. "Kalau ngeri, sampaikan ke saya supaya bisa saya tegur. Saya melarang tim pajak mengada-ada data," tandasnya.

Hitungan Sri Mulyani, jika ekonomi tumbuh 5,4% dan inflasi 3,5%, penerimaan pajak 2018 akan tumbuh alamiah sebesar 9%. Angka pertumbuhan ini masih wajar. Adinda ghina

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×