kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Pengusaha khawatir lonjakan target pajak


Rabu, 10 Januari 2018 / 07:24 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami, Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Target penerimaan pajak yang sangat ambisius membuat pengusaha ketar- ketir. Dengan target penerimaan pajak dalam APBN 2018 sebesar Rp 1.151,1 triliun atau tumbuh 23,71% dibandingkan realisasi 2017, pengusaha khawatir makin dikejar pajak.

Kekhawatiran itu diungkapkan oleh Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang. "Kami pengusaha merasa bakal dikejar-kejar pajak lagi. Pasti ini ada ekspansi tax," ujarnya, Senin (8/1).

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani juga mewanti-wanti pemerintah tidak galak-galak pada saat memungut pajak. Jangan sampai, target yang tinggi itu kembali menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menandaskan, pengusaha tidak perlu khawatir. Ia menegaskan, pemerintah tidak akan mengejar pengusaha tanpa basis data yang benar. "Kalau ngeri, sampaikan ke saya supaya bisa saya tegur. Saya melarang tim pajak mengada-ada data," tandasnya.

Hitungan Sri Mulyani, jika ekonomi tumbuh 5,4% dan inflasi 3,5%, penerimaan pajak 2018 akan tumbuh alamiah sebesar 9%. Angka pertumbuhan ini masih wajar. Adinda ghina

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×