kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.153   -6,00   -0,03%
  • IDX 5.097   39,78   0,79%
  • KOMPAS100 657   5,57   0,85%
  • LQ45 518   2,72   0,53%
  • ISSI 170   0,84   0,50%
  • IDX30 291   1,43   0,49%
  • IDXHIDIV20 391   -0,27   -0,07%
  • IDX80 76   0,57   0,76%
  • IDXV30 109   -0,28   -0,25%
  • IDXQ30 97   -0,51   -0,52%

Pengeluaran Turis untuk Mamin Naik, BPS Dorong Anak Muda Buka Peluang Usaha


Senin, 02 November 2026 / 17:11 WIB
Pengeluaran Turis untuk Mamin Naik, BPS Dorong Anak Muda Buka Peluang Usaha
ILUSTRASI. BPS mencatat total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia di Januari hingga September 2026 naik 5% jadi 12,01 juta kunjungan. (ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) atau turis asing ke Indonesia sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai 12,01 juta kunjungan.

Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 5,01% year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang sebesar 11,43 juta kunjungan.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono menyampaikan, capaian kunjungan wisman dari bulan Januari sampai dengan September tahun 2026 ini merupakan yang tertinggi sejak tahun 2020 yang hanya mencapai 4,05 juta kunjungan dan kunjungan paling sedikit terjadi pada tahun 2021 yang hanya sekitar 1,56 juta kunjungan.

Baca Juga: BPS: Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun, Hanya 51,78% pada September 2026

Ateng menjelaskan bahwa berdasarkan pintu masuk utamanya, kunjungan wisman paling banyak tercatat melalui Bandar Udara Ngurah Rai, Bali. Pintu masuk udara tersebut didominasi oleh wisatawan pemegang paspor asal Australia yang mencapai 165.091 orang.

Di samping itu, lanjut Ateng, di Triwulan III-2026, rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan mengalami kenaikan menjadi US$ 1.374,48 dari US$ 1.297,31 pada Triwulan III-2025.

Berdasarkan jenis pengeluarannya, alokasi terbesar wisman ditujukan untuk akomodasi sebesar US$ 497,12, diikuti makanan dan minuman (Mamin) sebesar US$ 271,33, serta belanja dan cinderamata sebesar US$ 148,93. 

"Ini potensi nih anak-anak muda, potensi untuk membuka (usaha) makanan minuman ya, karena (pengeluaran) wisman terbesar kedua untuk makanan minuman," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×