kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Pengelolaan guru disatukan di direktorat khusus


Rabu, 26 November 2014 / 13:59 WIB
ILUSTRASI. Fisura ani adalah robekan kecil pada jaringan tipis di sekitar anus atau mukosa.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan berencana mengembalikan pengelolaan guru ke Direktorat Jenderal khusus yang menangani persoalan tersebut.

"Jadi semua urusan guru mulai dari Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah, Sekolah Menegah Dasar akan dikumpulkan," kata Anies usai membuka seminar pendidikan di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (26/11).

Mantan Rektor Universitas Paramadina itu menjelaskan pengelolaan guru tersebut telah dibahas dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta dinas daerah.

"Nanti kita ajukan ke presiden supaya struktur itu dituntaskan," kata penggagas program Indonesia Mengajar itu.

Ia mengatakan tersebarnya struktur bertujuan lebih efesien. Direktorat khusus ini diharapkan semua persoalan pembinaan dan pengembangan guru berjalan lebih efektif.

Namun Anies belum bisa memastikan nama direktorat khusus yang akan menangani persoalan guru tersebut. (Randa Rinaldi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×