kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.916.000   -1.000   -0,03%
  • USD/IDR 16.791   2,00   0,01%
  • IDX 8.980   4,90   0,05%
  • KOMPAS100 1.240   -4,48   -0,36%
  • LQ45 876   -6,31   -0,72%
  • ISSI 331   0,57   0,17%
  • IDX30 444   -6,39   -1,42%
  • IDXHIDIV20 519   -14,10   -2,64%
  • IDX80 138   -0,67   -0,49%
  • IDXV30 144   -3,64   -2,47%
  • IDXQ30 142   -2,84   -1,95%

Pengangguran Tinggi, Dunia Usaha Dorong Kesiapan Kerja Generasi Produktif


Selasa, 27 Januari 2026 / 19:37 WIB
Pengangguran Tinggi, Dunia Usaha Dorong Kesiapan Kerja Generasi Produktif
ILUSTRASI. Job Fair Nasional-Pencari kerja memadati halaman kantor Kemenaker (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tingginya pengangguran usia muda masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pasar tenaga kerja nasional. Data terbaru menunjukkan tingkat pengangguran kelompok usia 15–24 tahun mencapai 16,16%, tertinggi dibanding kelompok usia lainnya. 

Kondisi ini menegaskan masih lebarnya jarak antara sistem pendidikan dan kesiapan kerja yang dibutuhkan dunia usaha.

Di tengah tantangan tersebut, peran sektor swasta dinilai kian krusial dalam menyiapkan generasi muda agar lebih adaptif dan berdaya saing. Salah satunya dilakukan DHL Group melalui program GoTeach, yang berfokus pada penguatan keterampilan kerja anak muda.

Managing Director Indonesia DHL Supply Chain, Mauricio Almeida, menyebut banyak anak muda sebenarnya memiliki potensi besar, namun belum mendapatkan akses yang memadai untuk mengasah keterampilan dasar seperti komunikasi, disiplin kerja, dan kemampuan memecahkan masalah. 

Baca Juga: Dunia Usaha Melambat di Akhir 2025

“Melalui GoTeach, kami memberi ruang bagi mereka untuk berkembang dan melihat peningkatan keterampilan yang konsisten sepanjang program,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).

Memasuki tahun ke-11 pelaksanaannya di Indonesia, program GoTeach menjangkau lebih dari 230 anak muda berusia 15–24 tahun. Wilayah pelaksanaannya meluas ke Banda Aceh, Meulaboh, Medan, Jakarta, Lembang, Semarang, Yogyakarta, Bali, hingga Flores, menjadikannya cakupan terluas sepanjang sejarah program ini di Tanah Air.

Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad, menilai capaian tersebut menunjukkan kuatnya dampak kolaborasi lintas sektor. 

“Sebelas tahun GoTeach di Indonesia membuktikan bahwa kolaborasi dunia usaha, komunitas, dan organisasi sosial mampu membuka akses pembelajaran yang lebih setara dan relevan bagi generasi mendatang,” katanya.

Pelaksanaan program ini juga didukung lebih dari 40 relawan dari DHL Express, DHL Global Forwarding, dan DHL Supply Chain yang menyumbangkan lebih dari 2.000 jam kegiatan. 

Baca Juga: Pengangguran Naik pada 2025 Disebabkan Lemahnya Dunia Usaha & Minimnya Rekrutmen ASN

Kontribusi tersebut mencakup pengajaran, pendampingan, hingga lokakarya perencanaan karier. Para peserta mengikuti delapan sesi virtual terstruktur yang dirancang untuk menjangkau wilayah dengan keterbatasan akses geografis.

Di Indonesia, DHL bermitra dengan SOS Children’s Villages untuk menyelenggarakan lokakarya keterampilan dan pendampingan transisi ke dunia kerja. 

President Director DHL Global Forwarding Indonesia, Nicholas Bongsosartono, menyatakan kerja sama ini bertujuan menjembatani keterbatasan akses pembelajaran di berbagai daerah agar kesempatan belajar lebih merata.

Baca Juga: Survei BI: Kinerja Dunia Usaha Melanjutkan Tren Perlambatan pada Kuartal IV-2025

Selain itu, sepanjang 2025 DHL juga menggandeng sejumlah mitra lokal dan perusahaan lain, seperti Berkat Lentera Kecil, Dibimbing.com, Merck, Yayasan Berani Bermimpi, serta para profesional di bidang kesehatan mental dan perencanaan keuangan. 

Kolaborasi ini diarahkan untuk menyusun kurikulum yang lebih komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan nyata dunia kerja.

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/01/27/172547226/pengangguran-muda-tinggi-dunia-usaha-bantu-tutup-kesenjangan-kesiapan-kerja.

Selanjutnya: Harga Emas Menguat Mendekati US$ 5.100 di Tengah Ketidakpastian Kebijakan AS

Menarik Dibaca: Hujan Sejak Dini Hari, Simak Prakiraan BMKG Cuaca Besok (28/1) di Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×