kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Pengamat: The Fed kerek suku bunga, volatilitas rupiah teredam


Kamis, 22 Maret 2018 / 10:51 WIB
ILUSTRASI. Uang rupiah


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sesuai ekspetasi, suku bunga bank sentral Amerika Serikat dikerek sebesar 25 basis poin (bps) pada Rabu (21/3) kemarin. Selain itu, The Fed juga mengeluarkan dot plot yang menunjukkan ekspektasi Fed terhadap arah suku bunga pada tahun ini dan tahun depan. 

“Melihat dari dot plot yang dirilis Fed, sebagian besar anggota FOMC tetap memperkirakan bahwa kenaikan suku bunga AS tahun ini sebesar 75 bps,” ujar pengamat ekonomi Bank Permata Joshua Pardede saat di hubungi Kontan.co.id, Kamis (22/3).

Joshua menilai, dot plot yang dirilis The Fed akan menyebabkan volatilias pada rupiah akan menurun. Sebab, tingkat ketidakpastian di pasar juga menurun.

Menurut catatannya, rupiah pada pembukaan perdagangan hari ini cenderung menguat ke level Rp 13.735 per dollar di tengah pelemahan indeks dollar yang menunjukkan kinerja dollar AS terhadap mata uang utama pasca keputusan Fed.

“Penguatan rupiah pada hari ini juga ditopang oleh ekspektasi suku bunga acuan BI yang diperkirakan akan dipertahankan di level 4,25% merespon keputusan Fed,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×