kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pengamat: Idealnya ambang batas parlemen 3% hingga 3,5%


Rabu, 02 November 2011 / 15:00 WIB
Pengamat: Idealnya ambang batas parlemen 3% hingga 3,5%
ILUSTRASI. Mengacu pada situs resmi Samsung Indonesia, saat ini harga HP Samsung A10s dibanderol hanya Rp 1.549.000 saja, sangat terjangkau untuk sebuah HP keluaran Samsung.


Reporter: Eka Saputra | Editor: Edy Can

JAKARTA. Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Syamsuddin Haris menilai, idealnya ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar 3% hingga 3,5%. "Sebelumnya kan 2,5%. Jadi pelan-pelan dulu, nggak usah dipaksa langsung 4%," katanya, Rabu (2/11).

Menurutnya, setiap partai bisa duduk bersama membahas ambang batas parlemen tersebut. Masalahnya, Syamsuddin menilai partai politik belum mempunyai skema yang baik soal ambang batas parlemen. "Boleh saja ada poros tengah tetapi menurut saya agak kekanak-kanakan," tegasnya.

Seperti diketahui, partai politik berbeda pendapat mengenai ambang batas parlemen ini. Partai besar ingin menetapkan ambang batas yang besar yakni sekitar 4% hingga 5%. Sementara partai kecil mengingingkan ambang batas 3%. Akibat perbedaan pendapatan ini menggagas terbentuknya poros tengah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×