kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.707   26,00   0,15%
  • IDX 6.461   -73,54   -1,13%
  • KOMPAS100 856   -10,81   -1,25%
  • LQ45 651   -8,28   -1,26%
  • ISSI 223   -1,77   -0,79%
  • IDX30 361   -4,82   -1,31%
  • IDXHIDIV20 451   -6,99   -1,53%
  • IDX80 98   -1,17   -1,18%
  • IDXV30 124   -1,89   -1,50%
  • IDXQ30 117   -1,35   -1,15%

Pengamanan aksi 299 tak gunakan senjata


Jumat, 29 September 2017 / 11:17 WIB


Sumber: Antara | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memastikan aparat yang mengamankan aksi damai "299" di depan Gedung DPR/MPR RI tidak membawa senjata api.

"Ada arahan khusus, pasti yang jelas kita tidak boleh membawa senjata api melayani dan mengamankan aksi damai sebagai implementasi demokrasi," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto di Jakarta, Jumat.

Setyo menjelaskan aparat kepolisian akan mendapat bantuan TNI dalam mengamankan aksi massa untuk menyampaikan penolakan terhadap Peraturan Pemerintah Pengganti Perundang-Undangan tentang Organisasi Masyarakat (Perppu Ormas) dan kebangkitan PKI.

Ia berharap pemimpin DPR/MPR RI bisa menerima perwakilan pengunjuk rasa untuk berdiskusi.

Polda Metro Jaya sudah menggelar rapat koordinasi dengan TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta guna mengamankan aksi "299" yang rencananya digelar usai shalat Jumat hari ini.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan akan ada sekitar 15.000 orang yang mengikuti aksi 299 yang dipusatkan di Gedung DPR RI.

Argo menambahkan sekitar 18.000 personel keamanan akan dikerahkan guna mengamankan aksi tersebut.(Taufik Ridwan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×