kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penerimaan pajak hingga akhir Oktober 2019 telah tembus 1.000 triliun


Sabtu, 02 November 2019 / 06:40 WIB


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penerimaan pajak telah tembus Rp 1.000 triliun per Oktober 2019.  Hal tersebut disampaikan oleh mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Robert Pakpahan, Jumat (1/11). 

“Pokoknya sampai kemarin Oktober sudah tembus Rp 1.000 triliun,” ujar Robert saat ditemui usai acara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Dirjen Pajak. 

Baca Juga: Dirjen Pajak fokus kejar penerimaan jelang akhir tahun

Angka realisasi tersebut dikonfirmasi oleh Direktur Potensi, Kepatuhan, Penerimaan Pajak DJP Yon Arsal. Penerimaan pajak, katanya, sudah mencapai angka Rp 1.000 triliun per pekan keempat Oktober lalu. 

Namun, Yon tidak menyebut persis berapa realisasi penerimaan pajak yang terupdate itu. “Masih direkap lagi dulu, kan tanggal 31 Oktober baru kemarin,” tutur Yon. 

Meski telah menembus Rp 1.000 triliun, DJP belum bisa bernafas lega. Yon mengaku tantangan masih cukup besar karena DJP masih harus mengumpulkan penerimaan pajak sekitar Rp 500 triliun lagi untuk memenuhi proyeksi (outlook) akhir tahun. 

Baca Juga: Ini profil Suryo Utomo, Dirjen Pajak yang baru dilantik

Menuju akhir 2019, Yon menjelaskan, potensi penerimaan pajak yang lebih besar biasanya berasal dari pembayaran Pajak Penghasilan (PPh) 21 lantaran mengakumulasi kurang bayar yang ada sejak Januari. 




TERBARU

[X]
×