kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 18.010   -2,00   -0,01%
  • IDX 6.083   -24,98   -0,41%
  • KOMPAS100 798   -3,37   -0,42%
  • LQ45 607   -1,24   -0,20%
  • ISSI 210   -0,87   -0,41%
  • IDX30 343   -0,83   -0,24%
  • IDXHIDIV20 428   -0,49   -0,12%
  • IDX80 91   -0,32   -0,35%
  • IDXV30 117   -0,35   -0,30%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

Penerapan PPKM level tiga saat Nataru di seluruh Indonesia dinilai kurang tepat


Selasa, 23 November 2021 / 20:24 WIB
ILUSTRASI. Calon penumpang berjalan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (17/12/2020). ANTARA FOTO/Fauzan/foc.


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Tendi Mahadi

Sarman berharap ketika nantinya periode penerapan PPKM level 3 sudah berakhir, pemerintah diminta melakukan evaluasi pada kebijakan yang ditetapkan. Sarman berharap PPKM leveling dapat kembali pada tingkat yang lebih longgar seperti sebelumnya.

"Kami berharap ketika nanti setelah tanggal 2 Januari pemerintah telah melakukan evaluasi karena kami berharap bisa dikembalikan lagi ke level awal. Jadi berbagai aktivitas usaha bisa normal kembali itu menjadi harapan kami, jadi nggak lagi perpanjang level 3-nya," ujarnya.

Sarman menjelaskan, periode Nataru menjadi harapan bagi pengusaha terutama sektor pariwisata terutama di daerah untuk kembali bangkit. Adanya pembatasan pergerakan ke level tiga tentu seakan membungkus harapan para pengusaha.

Namun kembali, dengan melonjaknya kasus di negara-negara lain, Sarman menyebut sudah sepatutnya Indonesia juga meningkatkan kewaspadaan agar tak terjadi lonjakan serupa.

Selanjutnya: UPDATE Vaksinasi Covid-19 per 23 November: Ada penambahan vaksinasi 1,6 juta dosis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×