kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Pemerintah waspadai ekspansi ekspor China


Selasa, 20 Desember 2011 / 14:24 WIB
ILUSTRASI. Nanas bisa jadi salah satu obat memar yang bisa Anda gunakan.


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah mewaspadai penurunan pertumbuhan ekonomi China. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa khawatir penurunan pertumbuhan ini memicu China mengalihkan produknya ke Indonesia dan negara Asia lainnya,

Bila hal itu terjadi, Hatta bilang produk-produk Chin akan membanjiri pasar dalam negeri dan menekan ekonomi. "Mereka akan ekspansif, dan saya wanti-wanti, bahwa kita harus menjaga agar jangan sampai domestik kita menjadi pasar produk luar," kata Hatta, Selasa (20/12).

Pemerintah tidak lantas bisa melarang masuknya produk-produk impor dari negara tersebut. Namun, pemerintah akan mengantisipasi dan mencegah produk selundupan yang mematikan ekonomi dalam negeri. "Yang sangat berbahaya adalah adanya seludupan yang disinyalir 20-30% barang-barang terus mengalir ke pasar domestik,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×