CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.010,74   -8,25   -0.81%
  • EMAS994.000 0,20%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Pemerintah: Transmisi Lokal Varian Omicron Sudah Ditemukan di Luar Jawa-Bali


Selasa, 01 Februari 2022 / 08:20 WIB
Pemerintah: Transmisi Lokal Varian Omicron Sudah Ditemukan di Luar Jawa-Bali
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap, data di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan adanya kasus Pulau Jawa dan Bali.

Kasus Omicron lewat transmisi lokal sudah ditemukan di beberapa Provinsi seperti Sumatra Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Jayapura.

"Namun kalau kita ketahui bahwa dari tingkat bed occupancy rate di luar Jawa Bali ini BOR-nya 7%, sedangkan secara nasional itu adalah 13,89%. Dan kalau untuk Sumatra Utara masih 5%, Kalimantan Timur 2%, Sulawesi Utara 1%, Sulawesi Selatan 1% di Papua adalah tingkatnya 2%," papar Airlangga dalam konferensi pers virtual evaluasi PPKM, Senin (31/1).

Ke depan, pemerintah memperpanjang PPKM di luar Pulau Jawa dan Bali dari tanggal 1 Februari sampai 14 Februari berdasarkan level asesmen pandemi baik itu terkait dengan transmisi komunitas atau tingkat penularan kasusnya, tingkat kematian, tingkat perawatan dan juga 3T.

Baca Juga: Lebih Besar dari Varian Delta, Puncak Gelombang Omicron Diramal Berakhir Februari

"Tentu juga (level assemen) masih memperhatikan vaksinasi dosis yang di bawah 50%," imbuhnya.

Adapun untuk PPKM leveling periode 1-14 Februari jumlah kabupaten/kota yang berada di level 1 terdapat 164 kabupaten/kota, level 2 ada 219 kabupaten/kota dan level ppkm 3 hanya ada 3 kabupaten/kota yaitu di Jayawijaya, Yapen dan Kota Jayapura.

Airlangga menjelaskan, kasus harian Covid-19 varian Omicron di luar Jawa-Bali saat ini terlihat adanya peningkatan ke 499 kasus dengan transmisi lokal sebanyak 496 dan kasus berdasarkan PPLN sekitar 3 orang. 

Kemudian tingkat kematian per 30 Januari adalah 2 orang. Sedangkan untuk kasus aktifnya ialah 3326 dari 61.713 kasus aktif di Indonesia.

"Artinya proporsi kasus aktif di luar Jawa-Bali adalah 5,4%. namun kita harus juga waspada karena kita lihat dari kasus reproduksi efektif atau RT covid-19 itu di Sumatra naik jadi 1,02 di Kalimantan jadi 1,01; Maluku 1,08; Papua 1,05; Nusa Tenggara 1,03; dan Sulawesi 1," ujarnya.

Baca Juga: Menkes: Ada Lima Kasus Pasien Covid-19 Varian Omicron di Indonesia yang Meninggal

Dengan peningkatan tren kasus varian Omicron, Airlangga menyebut, Presiden Jokowi memberi arahan untuk dilakukan percepatan vaksinasi termasuk vaksinasi dosis ketiga atau booster. 

Saat ini cakupan vaksinasi booster secara nasional berada yaitu 2,3%. Dimana cakupan booster luar Jawa-Bali baru sebesar 1,6%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×