kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pemerintah teruskan pembangunan mega proyek bandara Bali Utara


Senin, 02 April 2018 / 21:50 WIB
ILUSTRASI. KEBIJAKAN DAN KOORDINASI BIDANG MARITIM


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah sepakat untuk meneruskan rencana pembangunan mega proyek bandara udara internasional di Bali Utara.

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pihaknya memberi konfirmasi terkait proyek ini kepada Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) dan ternyata masih dimungkinkan untuk dilanjutkan perencanaannya.

Apalagi, secara hitung-hitungan biaya membangun bandara Bali Utara lebih murah dibanding memperluas lintasan bandara di Denpasar.

"Untuk membangun second runway di Denpasar yang cost-nya hampir Rp 27 triliun hanya saja biasa menambah 10 juta penumpang," ungkapnya di kawasan Istana Negara, Senin (4/2).

Sementara perhitungan pembangunan Bali Utara yang dilaporkan hanya Rp 6,3 triliun. "Kalau benar angkanya segitu, dan kita bikin tol 7,5 km dari selatan ke utara itu lebih murah, kita lihat cost and fee-nya juga," tambah dia.

Tak hanya itu pembangunan Bali Utara mendapat dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pembangunan itu diharapkan mampu mendorong tingkat kesejahteraan penduduk setempat masih tergolong masih berada di bawah garis kemiskinan.

Adapun sebelumnya, Luhut mengatakan pembangunan Bali Utara itu dipastkan batal lantaran adanya hasil studi dari Bank Dunia dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Salah satu studinya itu, yakni sulitnya membangun akses kereta api.

"Tidak elok membuat kereta api lingkar Bali, tapi jalan memotong gunung dan tol. Kemudian ada pantai kiri kanan, sehingga terbuka satu," ujar Luhut beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×