kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Pemerintah terbitkan peta moratorium hutan


Rabu, 23 Mei 2012 / 12:55 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah warga mengambil bantuan pangan non tunai (BPNT) berupa beras dan gula pasir di E-Warong Sanjaya, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (8/6). ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/pd/17


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menegaskan pemerintah sudah menerbitkan peta indikatif penundaan pemberian izin baru (PIPIB) revisi 2 pengelolaan hutan primer dan lahan gambut.

"Itu sudah keluar, sudah terbit," tegasnya seusai membuka Rapat Kerja Nasional Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) 2012 di Istana Wakil Presiden, Rabu, (23/5).

Dalam peta moratorium hutan revisi 2 ini, total luas wilayah mencapai 65.753.810 hektare (ha). Rinciannya, Sumatera mencapai 13.482.127,6 ha, Kalimantan 15.092.607,8 ha, Jawa Bali 1.371.329,8 ha, Nusa Tenggara 1.853.556,9 ha, Sulawesi 7.292.553,6 ha, Maluku 1.835.317,8 ha, dan Papua 24.826.316,8 ha.

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas Kelembagaan (Satgas) REDD +, Kuntoro Mangkusubroto, menyebutkan PIPIB revisi 2 bakal terbit Mei ini. Terbitnya PIPIB revisi 2 menjadi data terbaru dari PIPIB sebelumnya.

Catatan saja, peta PIPIB Mei 2011 luas lahan mencapai 69.144.073 ha. Kemudian peta PIPIB revisi 1 November 2011 mencapai 65.374.251 ha dan PIPIB revisi 2, 65.753.810 ha.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×