kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.519   19,00   0,11%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah siapkan 307.000 hektare buat pertanian


Kamis, 06 September 2012 / 15:27 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi harga emas batangan Antam dan UBS di Pegadaian. ANTARA FOTO/FB Anggoro/foc.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah mengklaim telah menyiapkan sekitar 307.000 hektare hutan yang dapat dijadikan sebagai lahan pertanian di wilayah Kalimantan. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengaku kebutuhan lahan itu sudah dikoordinasikan dengan gubernur se-Kalimantan dalam rapat di Kementerian Koordinator Ekonomi beberapa waktu lalu.

"Saya sudah berbicara dengan para gubernur dan meminta untuk dicarikan daerah yang cocok jika memang masih ada yang tersedia," kata Zulkifli, di gedung DPR, Kamis (6/9).

Ia menyatakan, lahan tersebut tersebar di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Namun, Kementerian Kehutanan tidak merekomendasikan lahan di Kalimantan Timur karena tidak cocok dijadikan areal persawahan.

Zulkifli mengaku juga terus berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mencari wilayah yang bisa dijadikan lahan pertanian ini. Masalahnya, dia bilang tanah yang tersisa sudah tidak ada karena banyak yang memiliki izin atas tanah tersebut. Sebagai contoh, dia pernah mendapat laporan bahwa tanah yang terlantar bisa mencapai 17.000 hektare namun kenyataannya hanya kurang dari 10.000 hektare.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×