kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Pemerintah percepat pembangunan JORR W2


Jumat, 03 September 2010 / 14:23 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pembangunan Jakarta Outer Ring Road West (JORR W) 2 belum selesai. Wakil Presiden (Wapres) Boediono akan mempercepat pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kebon Jeruk-Ulujami itu.

Untuk mempercepat pembangunan jalan tersebut, Wapres akan mengadakan rapat pembahasan dengan berbagai pihak seperti Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Kepala Badan Pertanahan Nasional Joyo Winoto, pihak Jasa Marga. Rencananya, pembahasan itu dilakukan paling lambat setelah Lebaran usai. "Untuk membantu Gubernur DKI Jakarta, Wapres akan mengadakan rapat khusus," ujar Juru bicara Wapres Yopie Hidayat, di Istana Wakil Presiden, Jumat (3/9).

Yopie bilang masalah yang akan dibahas adalah pembebasan tanah untuk sisa 7 kilometer jalur JORR W2 yang belum selesai. Menurut Yopie, Gubernur DKI Fauzi Bowo berjanji akan menuntaskan pembebasan tanah secepat mungkin. Salah satunya dengan melakukan konsinyasi atau menitipkan uang ganti kerugian di pengadilan. Dengan begitu, masalah ganti kerugian terhadap tanah-tanah di wilayah itu bisa segera rampung. "Karena kalau JORR tembus, maka lalu lintas dari bandara ke kawasan industri ke wilayah selatan, ke Bandung enggak perlu lewat tengah kota," imbuhnya.

Sebelumnya, seusai rapat di Istana Wapres Kamis (2/9) lalu, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan proses pembangunan 7 Km JORR W2 akan dilakukan setelah pembebasan tanah rampung. "Nanti habis Lebaran kita bahas dengan Pak Gubernur, setelah pembebasan selesai baru bisa kami kerjakan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×