kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45790,50   -3,71   -0.47%
  • EMAS995.000 -1,19%
  • RD.SAHAM 0.22%
  • RD.CAMPURAN 0.09%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.23%

Pemerintah optimistis teknologi digital dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi


Rabu, 23 September 2020 / 14:05 WIB
Pemerintah optimistis teknologi digital dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi
ILUSTRASI. Menristek/Badan Ristek dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Rapat tersebut membahas perkembangan penelitian vaksin Merah Putih oleh

Reporter: Venny Suryanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah terus berupaya mendorong pertumbuhan dan pemulihan ekonomi Indonesia ditengah pandemi Covid-19.

Adapun beberapa langkah yang bisa dilakukan yakni menjaga penurunan daya belu, menjaga konsumsi masyarakat, menjaga angka kemiskinan dan pengangguran agar tidak melebar.

Bambang Brodjonegoro, Menteri Riset dan Teknologi Kepala BRIN menjelaskan, kondisi ekonomi saat ini di tengah pandemi Covid-19 tengah membuat konsumsi masyarakat ikut menurun hingga peningkatan angka kemiskinan dan pengangguran bertambah.

Adapun, Bambang juga memaparkan ada beberapa solusi dan langkah untuk memitigasi dampak terhadap ekonomi yang signifikan.

Baca Juga: BI Jawa Barat optimis pertumbuhan ekonomi tahun depan akan positif

Langkah pertama yakni adaptasi kebiasaan baru melalui less contact economy dalam artian kegiatan ekonomi Indonesia tetap berjalan yang diikuti dengan standar hyperconnectivity yang diterapkan selama pandemi yakni lewat belanja E-commerce dan logistik.

“Sehingga sebelum adanya pandemi, masyarakat melakukan belanja tanpa bertatap fisik dan wajah namun melalui teknologi informasi dan komunikasi,” Jelas Bambang dalam konferensi daring, Rabu (22/9).

Adapun, Indonesia maupun dunia memang sedang berbondong-bondong untuk melakukan transformasi digital sebagai akibat dari revolusi industri 4.0. Sehingga, teknologi informasi dan komunikasi akan memainkan peran penting di Indonesia.

Baca Juga: Bisnis konstruksi masih terganggu, simak prospek saham konstruksi pelat merah berikut

Apalagi, Indonesia juga sedang memasuki fase tranformasi digital tersebut, sehingga dengan adanya pandemi, maka tranformasi digital juga harus dipercepat.

“Teknologi digital akan menjadi ciri khas bahwa saat adanya pandemi maupun sesudah. Tidak usah khawatir bahwa kita tidak siap dengan transformasi digital buktinya Ecommerce sudah kita buktikan dan masyarakat sudah terbiasa berbelanja online,” tambahnya.

Adapun untuk mempercepat pemulihan ekonomi melalui less contact economy, teknologi digital yang diterapkan juga harus mendorong tumbuhnya UMKM go digital untuk menggerakan ekonomi.

 

Selanjutnya: Menanti Digitalisasi Layanan Publik

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×