kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Pemerintah mengalokasikan dana abadi sebesar Rp 29 triliun dalam RAPBN 2020


Selasa, 20 Agustus 2019 / 17:36 WIB
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

Alokasi dana abadi yang baru, Dana Abadi Perguruan Tinggi, juga ditetapkan sebesar Rp 5 triliun di tahun depan. Sri Mulyani menjelaskan, hasil kelolaan dana abadi PT ditujukan untuk mendukung upaya mewujudkan World Class University pada beberapa perguruan tinggi terpilih di Indonesia. 

Terakhir, dana abadi terbaru yang ditetapkan pemerintah untuk 2020 adalah Dana Abadi Kebudayaan sebesar Rp 1 triliun. 

Pengelolaan dana abadi kebudayaan diharapkan dapat mendukung upaya pemajuan kebudayaan pada 10 objek, meliputi tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, dan olahraga tradisional.

Secara keseluruhan, nilai alokasi anggaran investasi pemerintah untuk keempat dana abadi ini mencapai Rp 29 triliun. Sri Mulyani mengatakan, keempat program dana abadi ini masuk dalam anggaran pembiayaan investasi yang secara keseluruhan mencapai Rp 74,2 triliun. 

Baca Juga: Bappenas: Anggaran belanja pendidikan 20% APBN belum berkualitas 

“Kita harapkan APBN menjadi instrumen efektif untuk membangun program-program kementerian terkait dalam mencapai tujuan yang ditetapkan Presiden,” ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×