CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Pemerintah Korsel Bangun Pusat Tes Bahasa Korea untuk TKI


Rabu, 17 Desember 2008 / 08:58 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro

JAKARTA. Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) terlihat semakin serius menangani tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Korea Selatan. Selain bekerjasama dengan pemerintah Korea Selatan untuk melaksanakan crash programme, BNP2TKI juga telah meneken kesepakatan bersama berupa Arrangement EPS-KLT (Employment Permit System-Korean Language Test) dengan Human Resource Development Service of Korea (HRD-Korea), Senin (8/12) di Seoul. Kesepakatan baru ini untuk memudahkan pelaksanaan tes bahasa Korea bagi Tenaga Kerja Indonesia sebelum ditempatkan di Korea.

HRD Korea juga akan membangun pusat tes bahasa Korea bagi calon TKI di Jakarta, Makassar, Medan, Surabaya, dan Semarang. "BNP2TKI menginginkan pelaksanaan tes bahasa Korea dapat ditambah lagi di Bandung, Mataram, serta Manado," kata Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidaya, Selasa (16/12).

Selain soal tes, BNP2TKI dan HRD Korea juga sepakat melakukan pengurangan biaya tes bahasa Korea, dari US$ 30 menjadi US$ 17 yang merupakan beban setiap peserta tes atau calon TKI Korea, dan dipungut oleh HRD Korea secara langsung.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×