kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Pemerintah klaim untung beri talangan ke Lapindo


Senin, 22 Desember 2014 / 12:07 WIB
ILUSTRASI. Cara Pengajuan Kartu Kredit BCA Online dan Offline, Cek Syarat Daftarnya./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/11/11/2019.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah mengklaim keputusan memberikan dana talangan kepada PT Minarak Lapindo Jaya sebesar Rp 781 miliar bakal mendatangkan dua keuntungan sekaligus. Walhasil, langkah pemerintah tersebut sudah tepat.

Menurut Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Djoko Mursito, manfaat pertama, memberikan kepastian hukum kepada masyarakat yang menjadi korban semburan lumpur panas yang keluar dari sumur milik Lapindo. Soalnya, mereka sudah menunggu kepastian ganti rugi atas lahan dan rumahnya selama delapan tahun. Dana talangan itu akan dipakai untuk membayar ganti rugi korban lumpur Lapindo.

Manfaat kedua, terkait aset Lapindo yang menjadi jaminan atas dana talangan pemerintah. Pemerintah memberi waktu empat tahun kepada Lapindo untuk melunasi dana talangan sebesar Rp 781 miliar.

Menurut Djoko, jika dalam tempo tersebut ternyata Lapindo tidak sanggup mengembalikan dana talangan itu, maka pemerintah akan mengambil alih seluruh aset yang dijaminkan. Aset Lapindo ini berupa tanah masyarakat korban lumpur yang sudah dibayar Lapindo senilai lebih dari Rp 3 triliun. "Artinya, pemerintah bayar 20% dan bisa dapat 100%," kata Djoko ke KONTAN, Ahad (21/12).

Cuma, Uchok Sky Khadafi, Koordinator Bidang Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), menyayangkan langkah yang diambil pemerintah ini. Sebab, dana talangan tersebut berpotensi tidak kembali ke kantong pemerintah. Dan, pemerintah hanya akan mendapatkan aset Lapindo yang tak produktif. Tambah lagi, "Waktu empat tahun yang diberikan pemerintah kepada Lapindo untuk melunasi dana talangan juga memperlihatkan pemerintah tidak tegas," ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×