kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.952   -242,96   -3,92%
  • KOMPAS100 788   -36,02   -4,37%
  • LQ45 592   -26,98   -4,36%
  • ISSI 206   -8,59   -4,00%
  • IDX30 336   -13,79   -3,94%
  • IDXHIDIV20 414   -13,73   -3,21%
  • IDX80 89   -4,49   -4,80%
  • IDXV30 114   -3,98   -3,39%
  • IDXQ30 109   -3,82   -3,40%

Pemerintah Kantongi Hibah pendidikan US$ 1 Miliar


Jumat, 06 November 2009 / 11:45 WIB


Reporter: Uji Agung Santosa |

JAKARTA. Pemerintah akan mendapat hibah sejumlah US$ 1 milliar untuk program pendidikan dasar 9 tahun pada 2010-2014. Hibah itu didapat dari dua lembaga internasional European Comission dan AUSAID dan akan disalurkan untuk Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dan Departemen Agama.


Deputi Bidang Sumber Daya Manusia dan Kebudayaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Nina Sardjunani mengatakan, walaupun masih dalam proses negosiasi namun bisa dipastikan adanya hibah tersebut.


"Sekitar € 400 juta dari Uropean Comision dan AUSAID sekitar US$ 400 juta sehingga kira-kira totalnya US$ 1 milliar," kata Nina dalam temu media di Bogor, hari ini. Menurutnya hibah ini akan dijadikan pendanaan untuk program wajib belajar 9 tahun sehingga seluruh anak Indonesia pada tahun tersebut bisa mengenyam pendidikan dasar dari Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).


Pemerintah akan menggunakan acuan kerja rencana strategis (renstra) Depdiknas dan Depag dalam penggunaan dana hibah tersebut. "Sehingga kita benar-benar memakai rencana kerja pemerintah bukan dari negara donor dan menggunakan penganggaran berbasis kinerja," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×