kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Pemerintah Kantongi Hibah pendidikan US$ 1 Miliar


Jumat, 06 November 2009 / 11:45 WIB


Reporter: Uji Agung Santosa |

JAKARTA. Pemerintah akan mendapat hibah sejumlah US$ 1 milliar untuk program pendidikan dasar 9 tahun pada 2010-2014. Hibah itu didapat dari dua lembaga internasional European Comission dan AUSAID dan akan disalurkan untuk Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dan Departemen Agama.


Deputi Bidang Sumber Daya Manusia dan Kebudayaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Nina Sardjunani mengatakan, walaupun masih dalam proses negosiasi namun bisa dipastikan adanya hibah tersebut.


"Sekitar € 400 juta dari Uropean Comision dan AUSAID sekitar US$ 400 juta sehingga kira-kira totalnya US$ 1 milliar," kata Nina dalam temu media di Bogor, hari ini. Menurutnya hibah ini akan dijadikan pendanaan untuk program wajib belajar 9 tahun sehingga seluruh anak Indonesia pada tahun tersebut bisa mengenyam pendidikan dasar dari Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).


Pemerintah akan menggunakan acuan kerja rencana strategis (renstra) Depdiknas dan Depag dalam penggunaan dana hibah tersebut. "Sehingga kita benar-benar memakai rencana kerja pemerintah bukan dari negara donor dan menggunakan penganggaran berbasis kinerja," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×