kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Pemerintah Kaji Tahapan untuk Mencapai Target Pertumbuhan Ekonomi 8%


Senin, 21 Oktober 2024 / 14:48 WIB
Pemerintah Kaji Tahapan untuk Mencapai Target Pertumbuhan Ekonomi 8%
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Pemerintah berencana mengkaji langkah-langkah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana mengkaji langkah-langkah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa pembahasan mengenai hal ini akan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait.

"Itu (target pertumbuhan ekonomi 8%) dibahas bersama-sama. Jadi masih akan ada pembahasan secara bersama, termasuk tahapan-tahapannya, termasuk kebijakan fiskalnya," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10).

Terkait Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Airlangga menegaskan bahwa lembaga tersebut bukan berada di bawah koordinasinya, namun akan berperan sebagai mitra kabinet dalam pengembangan ekonomi ke depan.

Selain itu, Airlangga menjelaskan bahwa setelah tidak ada lagi nomenklatur Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), kementerian di bidang energi, investasi, dan pariwisata akan berada di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian. 

"Sebagian penugasan marves di bidang energi, investasi, pariwisata, di Kemenko Perekonomian," ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan konsolidasi internal di Kementerian Perdagangan. 

"Nanti ada tiga program ya, pengamanan perdagangan dalam negeri, perluasan pasar ekspor, dan peningkatan UMKM bisa ekspor. Itu artinya berani inovasi siap adaptasi," ujar Budi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×