kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Pemerintah jamin Bulog tak akan monopoli


Rabu, 15 Agustus 2012 / 19:08 WIB
ILUSTRASI. Minuman sari jahe, termasuk obat tradisional untuk menyembuhkan batuk


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Pemerintah serius untuk merevitalisasi peran Badan Urusan Logistik (Bulog) sebagai stabilisator harga pangan. Meski demikian, pemerintah menjamin Bulog tak akan monopoli.

"Kita mendukung Bulog untuk melakukan stabilisasi tapi kita tidak ingin terjadi monopoli," kata Menteri koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Rabu (15/8).

Hatta menyebutkan Bulog harus berfungsi sebagai pedagang, tetapi juga sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah dalam bentuk public service obligation (PSO) untuk stabilisasi. Pasalnya market tidak bisa stabilisasi, pasar cenderung terdistorsi. "Kalau pasar tidak sempurna terjadi distorsi siapa yang memperbaiki, pemerintah melalui Bulog itu," katanya.

Rencananya, tim lintas kementerian yang bertugas melakukan kajian revitalisasi peran Bulog bakal melaporkan hasilnya paling akhir bulan ini. "Tim akan melaporkan sebelum tanggal 30 Agustus," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×