kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pemerintah investigasi kecurangan penerimaan CPNS


Senin, 21 Maret 2011 / 13:44 WIB
Pemerintah investigasi kecurangan penerimaan CPNS
ILUSTRASI. Logo Pfizer tampak di markas besar mereka in New York, AS, 28 April 2014.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menginvestigasi dugaan kecurangan dalam seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2010. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan mengaku sudah mengirimkan 46 tim ke daerah.

Penyelidikan masih terus berlangsung. "Saya harap satu, dua pekan ini sudah kembali dan memberikan laporannya," katanya, Senin (21/3).

Mangidaan mengatakan, tim ini akan memberikan rekomentasi berupa pembatalan kelulusan CPNS. Menurutnya, pemberikan sanksi ini sebagai shock therapy.

Seperti diketahui, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara menerima laporan adanya dugaan kecurangan dalam seleksi CPNS 2010. Jumlah laporan kecurangan ini meningkat dari 40 menjad 46 daerah.

Tim tersebut sudah memeriksa ulang lembar jawaban kerja di 14 dari 46 daerah yang dicurigai. Langkah awal ini untuk mengetahui apakah ada kecurangan atau tidak.

Dari 14 kabupaten/kota yang telah diinvestigasi, empat diantaranya telah ada laporan yaitu Minahasa Utara dimana dibatalkan sebagian kelulusan CPNSnya, Bolmong Timur tidak ada temuan tapi oleh bupatinya minta diulang tes CPNS, Bolmong Selatan diwajibkan tes ulang karena kecurangannya sangat besar dan satu kabupaten dari Sumatera Utara.

Sedangkan kabupaten/kota yang sudah dan sementara dicek ulang LJKnya tapi belum ada laporan dari tim investigasi adalah Jawa Timur tiga daerah, Sumatera Utara lima kab/kota, Kalimantan Barat satu kabupaten, dan Selayar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×