kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pemerintah Hanya Tarik Dividen Rp 1,6 Triliun dari BUMN


Rabu, 28 Oktober 2009 / 19:46 WIB


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Total dividen interim yang bakal ditarik Pemerintah dari sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turun menjadi Rp 1,6 triliun, dari sebelumnya Rp 2,5 triliun. Selain itu, Kementerian Negara BUMN juga batal mengambil dividen tambahan dari PT Pertamina sebesar Rp 500 miliar.

Sekretaris Kementerian Negara BUMN M Said Didu mengatakan, keputusan untuk menurunkan nilai dividen tersebut sudah diarahkan ke masing-masing BUMN. Penurunan itu terjadi karena kebutuhan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2009 tidak terlalu besar.

"Kita tinggal tunggu mereka bayar,” kata Said Didu di Jakarta. Pembayaran dividen pemerintah dilakukan setelah perusahaan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Seperti diketahui Kementerian Negara BUMN berencana menarik dividen interim hingga maksimal Rp 2,5 triliun. Adapun sekitar Rp 500 miliar diambil dari Pertamina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×