kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Pemerintah Gelontorkan Rp 50 Triliun untuk THR ASN di Tahun 2025


Senin, 03 Maret 2025 / 10:45 WIB
Pemerintah Gelontorkan Rp 50 Triliun untuk THR ASN di Tahun 2025
ILUSTRASI. Pemerintah gelontorkan anggaran sekitar Rp 50 triliun untuk pencairan THR ASN di 2025, naik dari 2024 yang sebesar Rp 48,7 triliun


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah akan menggelontorkan anggaran sekitar Rp 50 triliun untuk pencairan tunjangan hari raya (THR) ASN di tahun 2025.

Alokasi ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan alokasi THR ASN di 2024 yang sebesar Rp 48,7 triliun.

Adapun pencairan THR bagi ASN ini paling cepat tiga minggu sebelum Lebaran.

Percepatan pencairan THR ini bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat secara signifikan, memperkuat konsumsi domestik, serta mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor, terutama perdagangan dan jasa.

Baca Juga: Inilah Kelompok ASN yang Tidak Mendapatkan THR PNS 2025

"Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas makroekonomi dan mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2025," tulis Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto dalam keterangannya, Senin (3/3).

Diberitakan KONTAN sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan waktu pembayaran THR untuk ASN di tahun ini. Menurut Prabowo, THR ASN akan dibayarkan pada Maret 2025. 

"Pencairan THR ASN dan pekerja swasta di bulan Maret 2025," ujar Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×