kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pemerintah-DPR kembali bahas cukai plastik


Selasa, 10 Januari 2017 / 20:13 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Setelah berlarut-larut, rencana pengenaan cukai plastik akan dibahas kembali oleh pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Menurut Direktur Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Heru Pambudi, pekan ini, pemerintah akan mengadakan rapat dengan komisi XI DPR.

Seperti diketahui, mulai tahun ini, pemerintah akan mewajibkan pembayaran cukai atas produksi kemasan plastik. Namun sampai sekarang, DPR belum merestui kebijakan tersebut, meskipun pemerintah sudah menargetan adanya tambahan penerimaan dari kebijakan ini sebesar Rp 3 triliun pada tahun 2017.

"Selain bahas cukai plastik pertemuan itu akan membahas efisiensi di otoritas kepabeanan," ujar Heru, Selasa (10/1).

Heru berharap, DPR bisa segera menyetujui agar pemerintah bisa langsung mengeksekusi kebijakan ini. Tanpa persetujuan itu, pemerintah belum bisa bergerak, sehingga berisiko terhadap target penerimaan kepabeanan.

Meski demikian, Heru yakin penerimaan cukai tahun 2017 bisa lebih baik. Apalagi, pemerintah juga sudah menaikkan tarif cukai hasil tembakau sejak 1 Januari 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×