kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Pemerintah: Distribusi minyak goreng terkendala


Selasa, 25 April 2017 / 14:17 WIB
Pemerintah: Distribusi minyak goreng terkendala

Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah memastikan stok pangan menjelang puasa dan Lebaran lebih dari cukup. Namun, pemerintah mengaku masih ada sejumlah kendala yang dihadapi. Salah satunya, kendala distribusi.

Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi mengenai pengendalian harga menjelang Lebaran. Rapat dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan dihadiri oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, dan Direktur Utama Djarot Kusumayakti.

Enggar memastikan, beberapa stok pangan pokok seperti beras, daging, telur, gula, dan minyak, aman dan lebih dari cukup. Namun demikian, masih ada kendala yang dihadapi, misalnya keterlambatan distribusi minyak goreng.

"(Dalam rapat) Saya laporkan bahwa keterlambatan minyak goreng dan sebagainya. Minyak goreng kemasan sederhana," kata Enggar usai rapat, Selasa (25/4).

Menurutnya, keterlambatan tersebut disebabkan oleh lamanya pengemasan (packaging). Hal ini yang menjadi salah satu perhatian pemerintah. Ia mengaku, akan mengumpulkan distributor minyak goreng untuk membahas mengenai hal tersebut.

"(Strategi menjelang lebaran) nanti pendistribusiannya saja dan mempercepat packaging," tambahnya.




TERBARU

Close [X]
×